Berita Dinas Pendidikan Kota Magelang

Pembinaan Pendidikan Keluarga (BINDIKEL)

2019-08-26

Pembinaan Pendidikan Keluarga (BINDIKEL).

Pendidikan harus dilaksanakan dalam sinergi yang harmonis antara Keluarga, Masyarakat dan Sekolah (Tri Pusat Pendidikan)

 

Ki Hajar Dewantara

 

 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) pendidikan keluarga yang di laksanakan dari tanggal 21 sampai dengan 24 Agustus 2019 di Hotel SR Prima Yogyakarta. Dalam kegiatan Bimtek yang di Fasilitasi oleh Dinas Pendikan Kebudayaan  Kota Magelang melalui Dana Bantuan dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga tersebut hadir Direktur Pendidikan Keluarga Dr.Sukiman M.Pd yang memberikan materi “Kebijakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga “.  Peserta Bintek Pendidikan Keluarga sebanyak 50 orang yang terdiri dari pengawas sekolah, Ketua organisasi Mitra ( IGTKI, HIMPAUDI. FORUM PKBM), perwakilan kepala sekolah PAUD, SD dan SMP, perwakilan komite sekolah jenjang SD dan SMP serta perwakilan dari  orang tua murid SD dan SMP juga perwakilan dari Pengelola PKBM Se-Kota Magelang

Kegiatan  Yogyakarta tersebut bertujuan untuk Memberikan Bimbingan teknis kepada para peserta Bintek untuk melaksanakan pendidikan keluarga yang meliputi Pembiasaan Baik, Pengasuhan Positif, Pemberian Pendampingan Awal bagi anak yang mengalami masalah, Pengasuhan anak dalam menghadapi revolusi industri 4.0, dan dengan melibatkan keluarga dalam pendidikan anak di lembaga pendidikan. Fasilitator dari Pusat , ibu Kristine menyampaikan bahwa "Pelibatan keluarga dalam pendidikan anak di Lembaga Pendidikan mengacu pada prinsip tri sentra pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Keluarga, Masyarakat dan Sekolah."

"Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di Lembaga Pendidikan adalah salah satu upaya mensinergikan pendidikan di sekolah lembaga dengan keluarga.  Bentuk keterlibatan keluarga di lembaga pendidikan diantaranya adalah Sebagai anggota atau pengurus paguyuban sekolah,  mengikuti kegiatan kelas orang tua  atau menjadi narasumbernya" tambah Kristin.